-->

Tips Mudik Dengan Menggunakan Motor

Advertisemen


wondho.com Edisi Ramadhan 28. Apakah anda Pengen Pulang Kampung Lebaran ini..? Apakah anda ingin Mudik dengan menggunakan Sepeda Motor..? Jika Ya Perhatikan Faktor faktor di bawah ini, Semoga Bermanfaat : 
Mudik Bermotor

Faktor Manusia

Pesepeda motor dianggap pantang berkendara dalam kondisi sakit. Sebab, saat tubuh drop maka konsentrasi bakal terganggu. Padahal, konsentrasi adalah hal utama yang menamin keselamatan kita dan tanpa konsentrasi mustahil bisa berkendara dengan baik baik dan aman. Hal yang perlu dihindari adalah berkendara setelah minum obat karena biaanya akan menyebabkan Otak menjadi rieks dan Mata terasa Ingin Mejam

Keletihan, dehidrasi, debu, asap, cuaca panas, kemacetan, hingga kebisingan suara kendaraan bisa memicu stres. Kondisi ini dapat membuat emosi tak stabil. Dianjurkan redam emosi berlebihan dengan tetap menjaga kebugaran dengan beristirahat yang cukup dan fokus dalam berkendara. 
Selain itu, abaikan jika ada provokasi dari pengguna jalan yang lain. Artinya, pertebal rasa sabar. Sebab, Anda tentu mencari selamat sampai tujuan.

Hal ini bisa dimulai dari menjaga jarak aman saat berkendara. Selain itu, lakukan mendahului kendaraan lain dengan aman, hingga melakukan pengereman yang aman dan selamat.

Faktor kendaraan:

1. Servis kendaraan
Saat mudik, motor akan dipakai untuk jarak ratusan kilometer. Akan jauh lebih baik jika kendaraan dilakukan servis sebelum memulai perjalanan. Datangi bengkel dan mintalah diperbaiki meski kerusakannya kecil.

2. Periksa ulang jelang keberangkatan dan setiap beristirahat
Kondisi yang harus dicek mulai bahan bakar minyak (BBM), kondisi tekanan angin pada ban, kualitas kanvas rem, rantai, lampu-lampu, standar motor, kondisi oli, kaca spion, hingga busi.

3. Kelengkapan surat kendaraan
Pastikan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dibawa, dan sebaiknya dalam kondisi tidak telat pembayaran pajaknya.

Faktor lain:

Pastikan berdoa sebelum menempuh perjalanan memohon keselamatan kepada Sang Pencipta. Minta perlindungan-Nya. Selain itu, perhatikan hal-hal sebagai berikut;

1. Surat Izin Mengemudi (SIM)
Pastikan SIM masih berlaku. SIM mati bisa kena tilang. Tentu amat merepotkan untuk mengikuti sidang di kota yang jauh dari tempat tinggal kita.


3. Obat-obatan
Untuk berjaga-jaga, bisa membekali diri dengan obat luka luar atau obat gosok menghilangkan rasa pegal.

4. Peta dan rute
Pahami rute yang bakal dilintasi, termasuk mungkin juga jalur alternatifnya.

5. Ponsel
Nomor-nomor penting terkait panggilan darurat, mulai kerabat, kantor polisi, hingga rumah sakit di rute yang dilintasi.

6. Uang receh

Siapkan pecahan Rp1.000 hingga Rp5.000, bisa bermanfaat untuk membayar uang parkir hingga jasa toilet di SPBU.

7. Barang bawaan
Beban berat membuat keseimbangan pemotor bisa terganggu. Daya reflek dan manuver pun bakal kurang nyaman, terlebih jika harus berhenti mendadak atau menghindari benturan. Jika memungkinkan, ada baiknya sebagian barang bawaan dipaketkan via perusahaan kurir guna mengurangi beban.

8. Penumpang

Demi keselamatan di jalan, jumlah penumpang dan pengendara sebaiknya tak lebih dari dua orang.

9. Jadwal istirahat
Tentukan waktu istirahat secara berkala setidaknya dua jam sekali.

10. Pilih tempat istirahat
Istirahat bisa dimanfaatkan untuk mengisi BBM, buang air kecil, ibadah salat, atau tidur sesaat 15-30 menit. Bisa memanfaatkan SPBU, rumah makan, atau posko-posko yang biasanya bertebaran selama arus mudik dan balik.

Semoga Bermanfaat
Link : viva.co.id

Advertisemen

Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.
Related Posts
Disqus Comments
© Copyright 2017 WONDHO.COM - All Rights Reserved - Created By BLAGIOKE Diberdayakan oleh Blogger